Berikut ini merupakan contoh peluang usaha anak muda di desa. Ide berikut ini di tujukan bagi Anda yang ingin menjadi pengusaha sukses. Jangan kira orang desa tidak bisa sukses lho.

Baca Juga : Usaha Kopi Bubuk

1. Usaha bidang hidroponik

Justru masyarakat kota yang kekurangan lahan, mereka memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam dengan sistem hidroponik. Nah jangan mau ketinggalan dengan mereka. Apalagi hasil sistem pertanian hidroponik sangat digemari oleh masyarakat karena lebih higienis. Sistem hidroponik juga lebih murah dan praktis apabila kita tahu bagaimana caranya.

Walaupun bagi kita yang tinggal di desa biasanya memiliki lahan yang luas. Bertani sayuran dengan sistem hidroponik justru akan membuat pemanfaatan lahan menjadi lebih efektif. Kita bisa mencoba bertani dengan berbagai jenis sayuran.

Agar tanaman dapat tumbuh dengan baik, berikut ini ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi ketika ingin memilih jenis media yang akan digunakan.

1. Media memiliki kemampuan untuk menyimpan air. Karena tanaman butuh nutrisi yang kita berikan pada air tersebut.

2. Media harus memiliki struktur yang gembur, sehingga banyak zat nutrisi yang tersimpan dan tersebar dengan baik.

3. Nilai kandungan garam yang rendah

4. Tidak mudah berubah bentuk walaupun terjadi perubahan suhu

5. Bebas hama agar tanaman tumbuh dengan optimal

6. Memiliki kandungan kapur atau kalsium

Setelah mengetahui beberapa kriteria yang harus dipenuhi ketika ingin memilih media hidroponik, berikut ini ada beberapa jenis media yang paling sering digunakan.

  • Rockwool
  • Arang sekam
  • Cocopeat / sabut kelapa
  • Perlit
  • dll

Dibutuhkan beberapa pengetahuan agar Anda mampu mengembangkan bisnis hidroponik yang sukses. Sekarang ini internet telah membuat semuanya menjadi semakin mudah. Manfaatkan Google untuk mencari informasi tambahan untuk Anda.

2. Pertamini / Pom bensin mini portable

Sering kali ketika kita ke desa, sangat sulit untuk menemukan pom bensin. Nah jika memang kebutuhan bbm terbilang cukup tinggi serta dilihat dari bertambahnya jumlah kendaraan bermotor. Usaha anak muda di desa inibisa memanfaatkan kesempatan ini dengan membuka pom bensin mini.

Peluang ini terbilang cukup bagus untuk dikembangkan pada wilayah desa yang mulai maju.

Gambaran besar rincian modal usaha pertamini

  • Harga satu uni pertamini berkisar antara = Rp : 5.000.000
  • Biaya modal 100 liter bensin jika harga perliter @Rp 7500 = Rp 750.000
  • Biaya operasional listrik selama per bulan = +/- Rp 60.000
  • Alat keselamatan seperti portable pemadam kebakaran = Rp 150.000
  • Biaya tambahan lain = +/- Rp 1.500.000
  • Gambaran total kebutuhan = Rp 7.460.000

Itu tadi hanya gambaran modal secara garis besar saja, untuk modal yang akurat tergantung dari lokasi, jenis peralatan yang dipilih dan lain sebagainya.

Pom bensin mini memang lebih menarik jika dibanding dengan kios konvensional. Sekarang ini Anda bisa mencari peralatan pertamini dengan mudah. Perkembangan pertamini di desa bisa dibilang lumayan bagus. Semua tergantung dari pilihan diri sendiri.

Untuk penjual peralatan tersebut, silahkan cari dari sumber terpercaya seperti

  • Bukalapak.com
  • Tokopedia.com

3. Ternak Ayam Kampung Menggunakan 3 Sistem

Seperti yang di kutip dari beberapa sumber bahwa pada tahun 2015 hingga 2016 kebutuhan daging ayam kampung terus mengalami peningkatan. Sementara itu, peternak ayam kampung hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar sebesar 25% – 30% saja.

Dengan demikian, dapat kita ambil kesimpulan bahwa ternak ayam kampung merupakan peluang usaha yang lumayan menjanjikan.

Ada 3 metode yang bisa Anda coba ketika ingin beternak ayam kampung.

Pertama : Metode Umbaran

Metode umbaran sangat popular dikalangan masyarakat pedesaan. Sebab metode ini tidak membutuhkan perawatan khusus.

Metode umbaran adalah metode ternak ayam kampung dengan cara tradisional yaitu membiarkan ayam mencari makanan sendiri, Anda hanya perlu menyediakan kandang untuk tempat ayam berteduh saat hujan atau tidur saat malam hari.

Pada umumnya, ternak ayam kampung metode umbaran dilakukan dengan skala yang masih kecil. Anda bisa menggunakan sistem ini jika Anda memiliki lahan yang luas sekali. Jadi ayam tidak akan mengganggu tetangga sebelah.

Kedua : Metode Semi Intensif

Metode semi intensif adalah dengan cara membuat kandang yang luas agar ayam tak lepas kemana – mana. Sebagai contoh membuat pagar dari jaring ikan, atau dengan pagar tertentu pada hamparan lahan yang ada.

Metode ini membuat Anda menjadi lebih mudah untuk melakukan kontrol. Baik dari segi makanan, kesehatan dan pertumbuhan ayam kampung itu sendiri.

Ketiga : Metode Intensif

Metode intensif yaitu ayam kampung dikandang sepanjang hari, tidak dilepas kemana – mana. Cara ini memang membutuhkan modal, terutama untuk pembuatan kandang ayam dan biaya pakan.

Metode intensif memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Untuk itu, perlu pengetahuan yang cukup agar proses ternak dan biaya dapat memberikan keuntungan.

4. Peluang usaha kuliner

Pada tahun 2016, Berdasarkan informasi dari beberapa sumber pemberitaan mengatakan bahwa pada kuartal ke II tahun 2016 saja, industri dibidang makanan dan minuman bertumbuh sebesar 8%.

Mengapa bisa seperti itu?

Usaha kuliner tidak akan pernah ada habisnya dan akan terus berkembang pesat seiring pertumbuhan penduduk. Artinya selama manusia membutuhkan makanan, maka selama itu pula usaha kuliner tetap dibutuhkan.

Walaupun kita tinggal di desa, bukan berarti tidak bisa menjalankan usaha kuliner.

Apa sebabnya?

Sebab sektor industri kuliner memiliki jenis produk yang sangat bervariasi. Sehingga, banyak sekali target market yang bisa kita bidik.

Teknik pemasaran juga bervariasi, seperti sistem pre – order (pesan lalu kirim), memasarkan langsung, menggunakan media online, atau membuka warung.

Kunjungi juga : Bisnis Kopi Online Yang Mudah Dilakukan Tanpa Modal Besar