Info Peluang Bisnis UKM

Acuan Informasi Peluang Bisnis Untuk UKM

Uncategorized

Cara Menanam Pohon Kelapa Hibrida Yang Benar

Banyak sekali jenis dan macam – macam kelapa. Buah kelapa yang terkenal dengan kaya manfaatnya dari yang muda, buahnya bisa makan dan minum airnya. Juga buah yang sudah bisa di manfaatkan sabutnya untuk peluang bisnis sabut kelapa. Kali ini, kita akan membahas cara menanam pohon kelapa hibrida yang benar Yuk kita simak bersama!

Pohon Kelapa Hibrida

Cocos nucifera, atau lebih di kenal dengan sebutan kelapa adalah sebuah satu-satunya anggota dari kelaurga cocos. Selain itu, hampir di seluruh Indonesia berada di pesisir pantai membuat kita lebih mudah mendapatkan kelapa yang mengakibatkan tanaman ini menjadi tanaman yang paling menguntungkan dari segi ekonomi, serta kehidupan sosial masyarakat pesisir tersebut.

Sebagai contoh, pembudidayaan kelapa merupakan salah satu contoh bisnis yang dapat menghasilkan uang yang terbilang tinggi karena kebutuhan akan tempat makan selalu membutuhkkan kelapa khususnya untuk di jadikan es. Oleh karena itu, berikut adalah teknik c ara menanam pohon kelapa hibrida yang benar dan yang diperlukan dalam melakukan penanaman tanaman kelapa.

Teknik Sebelum Menanam Pohon Kelapa Hibrida

1. Pilih Benih

Benih yang di gunakan adalah berasal dari pohon pohon induk yang telah memasuki umur sekitar 20 – 40 tahun. Tingkat produksi buah di sekitar 80-120 buah / pohon / tahun atau dengan perkiraan lain sekitar 25 kg / pohon / tahun, batang yang lurus serta kuat dengan daun yang bersih serta tanaman yang bebas dari hama serta penyakit. 

Untuk memilih benih, dapat di lakukan dengan memilih tanaman tua yang berumur + – 12 bulan. Carilah kelapa dengan tipe 4/5 sisi dari kulit kelapa telah bewarna coklat, bulat, serta bentuk yang sedikit lonjong, buah yang licin serta halus, memiliki panjang buah sekitar 22 – 25 cm serta lebar buah sekitar 17 – 22 cm.

2. Unit Benih

Setelah melakukan penyeleksian pada benih, bibit yang sebaiknya dilakukan pengistirahatan yang kurang lebih sekitar 1 bulan pada tempat yang udaranya segar, tidak bocor, kering, serta tidak terkena sinar matahari langsung dengan suhu udara yang tepat untuik tempat tersebut adalah sekitar 25 – 27 derajat C.

3. Teknik Penyemaian Dengan Polybag

  1. Berikan luka terhadap benih kelapa dengan panjang kurang lebih 5 cm pada tempat di mana sabut timbul pada sebelah tangkai yang berhadapan dengan sisi terlebar dengan menggunakan pisau. Pemberian luka jangan sampai di lakukan dua kali. 
  2. Lakukanlah penanaman benih dengan kedalaman sekitar 2/3 bagian dari luka yang telah diberikan menghadap ke atas dan mikrotil menghadap ke arah timur.
  3. Posisi penanaman membuat posisis segitiga bersinggungan. Dalam permeter jarak di isi dengan sekitar 30 – 35 benih. Posisi penanaman membuat posisis segitiga bersinggungan. Dalam permeter jarak di isi dengan sekitar 30 – 35 benih.
  4. Penyemaian yang dilakukan di dalam polybag akan memakan waktu kurang lebih selama 6 – 12 bulan, dan mulai berdaun sekitar 6 helai dengan ketinggian batang sekitar 90-100 cm

4. Pemindahan Bibit

  1. Perhatikan cara menanam pohon kelapa berikut dalam pemindahan bibit bibit sebaiknya dilakukan ketika musim penghujan.
  2. Bibit polybag wajibnya telah dapat dipindahkan ketika umur pada tanaman telah mencapai umur 9 – 12 bulan. Akar yang keluar dari polibag yang diukur pada waktu pengukuran waktu dua hari sebelumnya.

5. Media Tanam

Karena tanaman kelapa dapat tumbuh di berbagai media tanam seperti laterit, pasir, tanah berbatu, serta aluvian. Tetapi untuk membuat tanaman kelapa yang di tanam memiliki produktivitas terbaik sebaikya di tanam dengan menggunakan tanah alluvial. Untuk pertumbuhannya, tanah yang memiliki jumlah air tanah sangat dibutuhkan tanamnan kelapa.

Selain itu, air tanah yang di dapatkan harus memiliki koleksi yang sama dengan air yang ada pada urah hujan selama satu bulan pertama. Tanah yang di gunakan untuk menumbuhkan tanaman kelapa ini adalah tanah yang datar, dengan memiliki kemiringan (3-50%) maka lebih baik di lakukan pembuatan teras agar tidak terjadi erosi pada tanah dan juga untuk mempertahankan kesuburan pada tanah.

6. Pengolahan Media Tanam

  1. Lakukan pengapuran ramah pH tanah dengan tingkat keasaman yang tinggi. Lakukanlah hal ini hingga pH tanah mencapai 6 – 8.
  2. Berikanlah pemupukan dengan menggunakan pupuk TSP 300 gram untuk tiap lubang yang akan ditanami.

7. Teknik Penanaman

Berikut ini adalah cara menanam pohon kelapa dengan baik dan benar:

  1. Lakukanlah metode penanaman dengan metode penanaman segitiga dari lahan yang digunakan serta buatlah tanaman yang terkena sinar matahari secara maksimal. Tanamlah tanaman dengan jarak 9 x 9 x 9 meter.
  2. Buatlah lubang tanam ketika sebelum memasuki bulan 1 – 2 sebelum penanaman guna untuk menghilangkan keasaman tanah. Ukuran yang akan digunakan adalah 60 x 60 x 60 cm hingga 100 x 100 x 100 cm. Maka waktu penanaman pada bulan berikutnya adalah keika curah hujan pada waktu sebelumnya mencapai tingkat 200 mm.

8. Metode Penanaman

Bagian atas tanah dicampurkan dengan pupuk fosfat dengan dosis 300 gram setiap lubangnya, kemudian bibit dimasukkan ke dalam lubang penanaman. Pada polybag bagian bawah dimasukkan ke dalam lubang tanam, kemudian di iris hingga bagian akhir.

9. Penyiangan

  1. Lakukanlah penyiangan pada piringan tanaman kelapa dengan lebar 1 meter pada tahun pertama, 1,5 pada tahun kedua, dan 2 meter pada tahun ketiga.
  2. Hal yang perlu dilakukan adalah dengan menggunakan parang yang diijinkan untuk mencegah memotong parasit dan hama tanaman hingga batas dari permukaan tanah. Lakukanla penyiangan selama 4 minggu sekali pada musim penghujan dan 6 minggu – 2 bulan pada musim kemarau.

10. Penjarangan dan Penyulaman

Penjarangan dan Penyulaman adalah penukaran terhadap tanaman yang tumbuh dengan cacat. Apabila tanaman memiliki pertumbuhan yang tidak normal, sebaiknya tanaman diganti dengan bibit yang lainnya.

11. Perampalan

Perampalan adalah mencampakkan daun yang telah menjadi cokelat karena sudah kering. Panjatlah tanaman kelapa kemudian buang daun yang sudah mati.

12. Pemupukan

  1. Pemupukan di kerjakan ketika tanah yang di tanami sudah kekurangan nutrisi untuk tanaman. Biasanya pada bulan pertama menggunakan 100 gram pupuk urea yang diberikan pada 15 cm dari pangkal batang tanaman kelapa.
  2. Pemupukan selanjutnya adalah dua kali dalam satu tahun yaitu ketika musim hujan berakhir sekitar bulan april atau mei dan ketika awal musim hujan telah tiba pada bulan oktober atau November.

13. Teknik Perawatan

Lakukanlah penyiraman memasuki bulan kemarau dan jarangnya hujan turun. Untuk mencegah hal tersebut sebaiknya dilakukan di lakukan penyiraman yang terkontrol di lakukan di sekitar tiga hari sekali. Penyiraman ini di lakukan setiap hari.

Tip Budidaya Pohon Kelapa Hibrida

Berikit ini adalah cara menanam pohon kelapa hibrida yang benar dan tipsnya mulai dari iklim, ketinggian, dan perawatan pohon Syarat Tumbuh Tanaman Kelapa Berdasarkan Iklim

  1. Tanaman kelapa adalah tanaman yang tumbuh dengan sempurna untuk tumbuh di daerah dengan curah hujan di sekitar 1300 – 2300 mm / tahun dan bahkan dapat bertahan hingga 3800 mm atau lebih dekat drainase yang dimiliki sangat baik. Karena diperlukan fotosintesis, diperlukan sekitar 120 jam / bulan untuk minimum waktu dari penyinaran sinar matahari.
  2. Tumbuhan ini adalah tumbuhan yang tumbuh pada suhu sekitar 20 – 27 derajat celcius. Karena tumbuhan ini sangat sensitif terhadap suhu udara yang dingin (sekitar 15 derajat celcius) maka tanaman ini akan mengalami perubahan pada psikologis tanaman kelapa. (Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Koi).
  3. Tingkat kelembaman yang diperlukan dari tanaman kelapa secara rata-rata perbulan adalah sekitar 70 – 80%. Kelembaman minimum yang diperlukan adalah sekitar 65%, dan lebih tinggi dari 80%, akan menjadikan tanaman lebih mudah terserang penyakit maupun hama lebih sering dikunjungi umumnnya.

Syarat Tumbuh Tanaman Kelapa Hibrida Berdasarkan Ketinggian Tempat Penanaman

Pertumbuhan maksimal yang akan mendapatkan dari tanaman kelapa di sekitar 0 – 450 m dpl. Apabila di tanam pada dataran menengah dan dataran tinggi (sekitar 450 – 1000 m dpl) maka tanaman kelapa akan memiliki waktu pembuahan yang tergolong lebih lambat pada tanaman pada umumnya dan memiliki minyak yang rendah.

Jenis Varietas Kelapa untuk Budidaya

Berikut ini adalah jenis pohon kelapa yang paling mudah untuk ditanam:

  1. Varietas Tanaman Kelapa Tipe Dalam

Dalam penyerbukan silang yang dilakukan tanaman kelapa. Hal tersebut akan memberikan variasi yang baik antara pohon atau individu dengan populasi yang tinggi, hiasan dalam kurun waktu 3 – 7 tahun setelah penanaman, batang pohon yang berbonggol dan memiliki kualitas yang tergolong baik, dan mempunya kelopak yang besar pada btangnya. Pada tipe dalam ini, jenis kelapa yang paling tumbuh adalah tipe kelapa merah

  1. Varietas Tanaman Kelapa Tipe Genjah Dan Varietas Tanaman Kelapa Tipe Hibrida

Tipe ini adalah gabungan dari kedua jenis kelapa, yaiu dalam dan genjah. Sehingga menghasilkan sifat tanaman yang lebih baik pada umumnya. Kemudian, tanah yang diperlukan adalah berpasir, memilki abu gunung serta tanah liat dengan pH sekitar 5,2 – 8.

 

Nah, itu dia sedkit pembahasan tentang cara menanam pohon kelapa hibrida yang benar. Kita juga bisa memanafaatkan alat atau mesin pemintal tali sabut kelapa khusus untuk menunjang penanaman ini. Semoa kalian mendapatkan ilmu dan wawasan dari pembahasan kali ini. Sekian Terima Kasih.

Theme by Anders Norén