Pengertian Alokasi Dana Desa Dan Syarat Penggunaanya – Pernahkah kalian bertanya bagaimana cara pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan yang merata.

Tentunya pemerintah membagi-bagi sub bidang pemerintahan menajdi pemerintahan dengan lini yang lebih kecil agar mudah dalam pengelolaannya masing-masing.

Kita tahu sub bidang pemerintahan yang paling kecil adalah desa, yang tentunya nanti di pimpin oleh kepala desa.

Untuk masing-masing sub bidang pemerintahan tersebut. Pemerintah pusat telah menyiapkan dana-dana untuk menjalankan program telah dibuat.

Nah untuk sektor desa sering kita dengan nama alokasi dana desa (ADD). Oleh sebab itu kita akan membahasnya disini. Berikut Penjelasannya.

Pengertian Alokasi Dana Desa Dan Syarat Penggunaanya

Pengertian Alokasi Dana Desa Dan Syarat Penggunaanya

A. Pengertian Alokasi Dana Desa

Alokasi dana desa adalah dana atau anggaran yang di sediakan pemerintah daerah untuk pemerintahan desa.

Dimana dana ini berasal dari pajak yang diambil oleh pemerintah daerah, lalu dibagikan ke sub-sub pemerintahannya.

Tentunya alokasi dana desa ini dipakai untuk pembangunan dan kemajuan masyarakat di desa.

Namun didalam penggunaannya haruslah mempunyai perencanaannya yang sudah di sahkan atau di tetapkan pemerintah pusat.

Dan penggunaan dana tersebut hendaknya di awasi oleh masyarakat, agar tidak terjadi penyalah gunaan dana tersebut.

2. Syarat-Syarat Penggunaan Alokasi Dana Desa

Penggunaan alokasi dana desa secara penuh oleh pemerintah desa haruslah memenuhi syarat-syarat berikut antara lain.

  • Setiap kegiatan yang akan menggunakan alokasi dana desa haruslah melalui tahap perencaan secara terbuka untuk masyarakat
  • Penggunaan dana desa yang sudah di sahkan harus dapat di pertanggungjawabkan secara baik secara teknis maupun hukum
  • Kegiatan yang akan mengunakan alokasi dana desa hendaknya dapat meningkatkan sarana untuk pelayanan masyarakat desa.
  • Penggunaan alokasi dana desa hendaknya juga harus berhubungan dengan kebutuhan dasar masyarakat desa atau untuk penguatan lembaga-lembaga yang ada di desa.
  • Kegiatan-ketiagatan yang sudah terlaksana harus tercatat dalam agenda penggunaan alokasi dana desa tersebut.

Syarat-syarat tersebut haruslah terliputi dalam penggunaan alokasi dana desa, agar penggunaan dana desa sesuai pada tempatnya.

Mungkin itu saja penjelasan mengenai Pengertian Alokasi Dana Desa Dan Syarat Penggunaanya. Semoga menambah wawasan kita mengenai alokasi dana desa.

Baca juga Simak Yuk ! Cara Membuat Jus Buah Naga Untuk Balita di sini

Terima kasih.