Menanam Bawang Merah Diparalon-Bawang merah merupakan rempah asli indonesia yang sering digunakan pada saat membuat sayur karena bawang merah dapat menambah rasa gurih pada masakan.

Dengan menanam bawang merah sendiri dirumah maka dapat menambah wawasan dan mengurangi pengeluaran pastinya.

Metode menggunakan paralon ini dapat digolongkan dalam metode hidroponik, karena menggunakan media yang hamper sama.

Menanam bawang di paralon ini tidaklah sulit akan tetapi juga memerlukan keuletan dan ketelitian dalam merawat.

menanam bawang merah diparalon

Cara Menanam Bawang Merah Diparalon

1.Menyiapkan Media Paralon

Untuk ukuran paralon yang digunakan sebaiknya mengikuti tujuan penanaman bawang apakah hanya hendak dipanen daun atau umbi bawangnya saja.

Apabila hanya daun yang digunakan, maka tidak perlu paralon ukuran terlalu besar karena cukup dengan menggunakan paralon ukuran 1,5 sampai 2 inci sebagai media tanamnya. Akan tetapi apabila menghendaki hanya memanen umbi bawangnya, maka sebaiknya menanam dengan menggunakan paralon ukuran minimal 2,5 sampai 3 inci agar pertumbuhan umbi optimal.

Setelah membuat media paralon, selanjutnya buat lubang pada paralon dengan diameter kurang lebih 5 sampai 6 cm dan jarak antar lubang kurang lebih 10 cm. KemudianSiapkan tanah sebagai pengisi paralonnya.

2. Tanah Isian Paralon

Tanah yang digunakan untuk mengisi paralon lebih baik berasal dari tanah humus yang banyak mengandung unsur hara. Apabila kesulitan untuk mendapatkan tanah humus, maka bisa membuat sendiri racikan yakni dengan cara campurkan serbuk kayu, pupuk organik, tanah, sekam, pupuk NPK+SP36 dan EM4 campurkan semua bahan hingga merata dan tutup menggunakan terpal fungsinya agar semua bahan dapat terurai dengan baik.

Sekitar 7 hari supaya semua bahan dapat terurai sempurna sehingga tanah yang dihasilkan dapat disebut sebagai tanah humus. Tanah yang sudah jadi kemudian isikan penuh ke dalam paralon. Setelah itu manfaatkan wadah (bekas air mineral) yang sudah dipotong bagian bawahnya, pasang gelas tersebut pada tiap lubang paralon yang sudah dibuat sebelumnya.

Paralon yang siap untuk dipakai disusun bertingkat agar lahan yang digunakan tidak banyak.

 

3. Memasang Sistem Pengairan

Pada cara menanam bawang di paralon , pengairan akan relatif mudah dilakukan apabila area yang disiram tidak luas. Akan tetapi dapat melakukan optimalisasi dengan pemasangan sistem pengairan otomatis. Salah satunya adalah sistem pengairan fertigasi yang sudah dipakai banyak orang.

Sistem pengairan fertigasi adalah cara pengairian tanaman dengan menggunakan selang yang disambungkan setiap tanaman. Pada pangkal selang sudah terhubung pompa air yang dapat mengairi tanaman tanpa harus menyiram dengan menggunakan gembor.

 

4. Mempersiapkan Bibit Bawang

Bibit bawang merah yang bagus harus disemaikan terlebih dahulu sebelum akhirnya ditanam pada media paralon. Pembibitan bawang merah dapat dilakukan dengan umbi maupun biji. Agar pertumbuhan lebih cepat, maka gunakan pembibitan dari umbi. Berikut adalah cara untuk pembibitan bawang merah :

  • Umbi bawang merah yang tidak cacat dan berukuan besar
  • Rendamlah umbi dengan larutan fungisida agar bibit jamur yang menempel pada umbi mati. Kemudian tiriskan dan letakkan umbi pada tempat yang cenderung gelap selama beberapa hari
  • Setelah itu akan muncul tunas, maka bawang merah sudah bias untuk dipindahkan pada ke media paralon.

Hal yang penting untuk diingat adalah menjaga kelembaban area pembibitan. Dan pastikan tumbuhnya  akar kecil dibawah umbi.

 

5. Penanaman Bibit Bawang Merah

Setelah umbi mulai tumbuh tunas, maka bisa untuk langsung menanam bibit bawang merah. Sebelum menanam bibit bawang merah, pastikan akar-akar kecil sudah tumbuh dibagian bawah umbi. Tujuannya agar akar dapat  menyerap nutrisi tanah di media paralon sedari dini.

Penanaman bawang dilakukan dengan cara menggali sedikit tanah di bagian tengah gelas plastik lalu tanamkan umbinya dengan posisi tunas menghadap keatas. Setelah itu lakukan penyiraman sedikit pada area umbi untuk mempercepat pertumbuhan akar. Jangan menggunakan pupuk susulan langsung karena akar belum mampu untuk menyerap nutrisinya.

 

6. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dilakukan pada saat akarnya sudah berkembang dengan baik atau tunas sudah memilki tinggi sekitar 8 cm. Tanda akar yang sudah berkembang dengan baik adalah umbi susah untuk dicabut. Kemudian berikan pupuk susulan NPK Grower agar pertumbuhannya lebih cepat.

 

Demikian para pembaca setia databisnisekonomi.com  pembahasan  terkait dengan Menanam Bawang Merah Diparalon . Mudah bukan cara Menanam Bawang Merah Diparalon jika Anda menginginkan info yang mudah lainnya Hidroponik Bawang Merah Yang Menguntunkan Bagi Keluarga Anda. Selamat mencoba.