Kopi Liberika – Para penggemar kopi di indonesia pastinya tau dong jenis kopi satu ini! Yah kopi liberika. Kopi ini menjadi Salah satu varian tanaman kopi yang belum banyak dikenal masyarakat Indonesia adalah Kopi Liberika. Sebagai salah satu negara produsen kopi terbesar di dunia, Indonesia memang terkenal dengan jenis kopi Robusta dan Arabika. Kopi Robusta, yang mendominasi pasar kopi di indonesia sekitar 70% banyak dipakai oleh industri-industri kopi instan. Sebaliknya kopi Arabika, dianggap sebagai kopi mewah dan lebih banyak dihidangkan di cafe atau restoran. Bagaimana dengan kopi Liberika? Aroma yang menyengat seperti buah nangka membuat kopi Liberika sulit memperoleh pangsa pasar di indonesia.

Selain juga karena hasil komoditasnya yang termasuk jarang, dan boleh dibilang langka. Masyarakat di Indonesia sudah terbiasa dgn aroma kopi Robusta yang memang perkebunan kopinya lebih banyak. Sedikit sekali petani kopi liberika yang mau menanam Kopi ini. Kalau ada, itu biasanya sebagai selingan diantara tanaman kopi Robusta atau Arabika mereka, dan hasilnya pun untuk konsumsi kalangan sendiri, bukan untuk dijual bebas karena belum banyak pasar yang mau menerima jenis kopi ini. Untuk mengenal lebih dekat kopi liberika, mari kita ulas yuk

Kopi Liberika

Asal Dan Varian Kopi Liberika

Kopi Liberika adalah tanaman kopi endemik dibenua Afrika, tepatnya di negara Liberia. Awalnya, tanaman kopi liberika ini digolongkan dalam kelompok kopi Robusta dengan nama ilmiah Coffea canefora var.Liberica. Tetapi dulu, para ilmuwan menyatakannya sebagai spesies yg sendiri dengan nama Coffea liberica.

karena secara morfologi serta sifat yang lain tidak lah sama dengan kopi robusta. Kopi ini dibawa ke Indonesia sekitar abad ke-19 saat banyak tanaman kopi arabika saat itu terserang penyakit. Daerah yang banyak ditanami jenis kopi Liberika adalah jambi dan bengkulu.

Baca Juga Artikel MengenaiJenis kopi arabika yang terkenal di seluruh dunia 

Salah satu varian kopi Liberika yang terkenal adalah kopi Excelsa atau juga di sebut Coffea liberica var.Dewefrei). Buahnya lebih kecil dari kopi Liberika biasanya dan berkulit lebih tipis serta pupus daun lebih berwarna merah. Selain itu, adapula varietas lokal yang berhasil dikembangkan oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Indonesia, dengan nama “Libtukom”, singkatan dari Liberika Tunggal Komposit.

Ciri-ciri Kopi Liberika

Aroma yang didapat dari kopi Liberika sangatlah khas dan mudah untuk membedakannya dari kopi Robusta atau Arabika. Dengan aroma yang menyengat tajam, dengan rasa pahit yang lebih kental. Biasanya, kopi Liberika dicampuri susu untuk menutupi aromanya yang tajamnya dan rasa pahit kopinya.

Masyarakat lokal menyebut kopi Liberika sebagai kopi Nangka. Kenapa disebut kopi nangka? Selain karena aromanya yang menyengat, juga karena bijinya yang besar, hampir 2 kali lipat dari biji kopi robusta atau arabika. Juga bisa dikenali dari pohon nya yang bisa tumbuh hingga mencapai ketinggian 9 mter, mirip dengan pohon nangka.

Meski buahnya berukuran lebih besar, bobot buah keringnya sekitar 10% dari bobot basahnya. Karakter bobot itulah yang kurang disenangi beberapa petani lantaran penyusutan bobot waktu panen sampai buah siap olah cukup tinggi. Hingga biaya panen relatif lebih mahal. Kondisi itulah yang membuat petani enggan mengembangkan kopi Liberika.

Potensi Kopi Liberika

Padahal, jika mau diperkenalkan lebih luas, pangsa pasar kopi Liberika termasuk sangat lah potensial. Negeri jiran adalah salah satu pengkonsumsi kopi jenis liberika terbesar di dunia. Kebun kopi jenis Liberika di sana mencapai 80% dari total area perkebunan kopi yang ada disana. Pusat perkebunan kopi Liberika tersebut ada di daerah Selangor, Melaka, Johor, dan Sabah.

Maka Tak jarang orang di sana untuk memenuhi kebutuhan kopi Liberika, Malaysia juga sering mengimpor kopi Liberika dari Indonesia. Selain Malaysia, Filipina juga termasuk pengkonsumsi kopi Liberika dengan luas perkebunan mencapai 25% dengan total kebun kopi disana.

Kalau dilihat potensi kopi Liberika yang besar, sudah saatnya kopi  ini lebih sering diperkenalkan ke masyarakat umum dan juga para petani kopi.

Baca Juga Artikel MengenaiCara Membuat Pisang Coklat: Jajanan Murah yang Nikmat