Efek samping air kelapa – Di negara kita, Indonesia, yang namanya pohon kelapa dapat kita temukan tumbuh subur di berbagai daerah.  Kelapa atau Cocos nucifera yang termasuk dalam jenis tanaman palm dapat tumbuh tegak setinggi 10 sampai 14 meter lebih serta tidak bercabang.

Terkadang memang mengerikan juga melihat pohon kelapa yang tinggi menjulang seperti itu apalagi jika tumbuhnya di daerah ada perumahan masyarakat. Kelapa sangat berguna karena bisa dimanfaatkan mulai dari batang, daun, bunga, buah, sampai tulang daunnya.

Yang paling sering dimanfaatkan yakni daging buah serta yang paling nyaman untuk dinikmati terutama di musim kemarau, yakni air kelapa muda.

Air kelapa muda memang sudah sangat terkenal di seantero dunia. Rasanya yang gurih dan sangat enak untuk dinikmati apalagi jika dicampur dengan bahan-bahan lain yang kompatibel oleh tangan-tangan mereka yang pandai meramu.

Tidak hanya karena rasanya yang manis dan segar, air kelapa juga mengandung banyak kebutuhan nutrisi manusia. Nutrisi yang dapat membantu mengganti ion tubuh yang hilang akibat kelelahan sehingga seringkali air kelapa dimanfaatkan sebagai minuman isotonik.

 

Baca: Diet Air Kelapa! Ini Yang Harus Anda Perhatikan!

Efek Samping Air Kelapa

Jika dilihat dari kandungan nutrisinya, air kelapa memang mengandung segudang manfaat terutama bagi daya tahan tubuh kita. Disamping kaya akan berbagai macam manfaat, ternyata air kelapa juga dapat berbahaya jika konsumsi terutama bila berlebihan. Berikut ini bahaya efek samping air kelapa :

Berisiko menyebabkan diare

Aa ir kelapa merupakan minuman yang memiliki kadar lemak yang rendah. Hal ini bisa membantu penurunan berat badan tetapi di lain sisi juga bisa menyebabkan diare apabila dikonsumsi secara berlebihan.

 

Berbahaya bagi penderita gangguan ginjal

Bagi penderita gangguan atau yang mengalami penurunan fungsi ginjal, akan menyebabkan kesulitan untuk melakukan proses sekresi zat di dalam tubuh.

Terlebih lagi kandungan makanan yang mengandung kalium serta elektrolit di dalam air kelapa, tidak dapat disaring dengan benar karena penyakit ginjal. Hal ini bisa menyebabkan terjadi hyperkalemia di dalam darah.

Oleh karenanya, bagi penderita dengan gangguan penurunan fungsi ginjal sangat tidak disarankan untuk mengkonsumsi air kelapa. Karena akan bisa menyebabkan komplikasi yang sampai membahayakan organ jantung.

 

Menimbulkan kejang otot

Anda tidak dianjurkan meminum air kelapa ketika sedang dalam perjalanan jauh karena kandungan kalsium di dalam air kelapa justru dapat menimbulkan efek samping berupa kejang otot dan membuat Anda lebih kelelahan.

 

Tidak membuat tubuh menjadi kebal terhadap penyakit

Kandungan di dalam air kelapa dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anda. Akan tetapi jangan salah mengartikan bahwa hal ini berarti air kelapa bisa membuat tubuh terlepas dari berbagai penyakit.

Air kelapa hanya dapat membantu meningkatkan daya imun, tetapi untuk risiko terpapar penyakit masih bisa terjadi. Sehingga tetap harus untuk mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi lainnya serta membiasakan untuk gaya hidup sehat.

 

Baca Juga: Manfaat Air Kelapa Tua Untuk Diet!

 

Berbahaya bagi ibu hamil dan janin

Secara khusus, air kelapa ternyata berbahaya apabila dikonsumsi oleh wanita yang hamil terutama bagi janin yang dikandungnya.

Wanita yang sedang hamil, umumnya pada usia kehamilannya yang masih muda (trimester pertama/ tiga bulan pertama) dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi air kelapa karena bisa meningkatkan kadar asam lambung.

Apalagi jika awal-awal kehamilan wanita biasanya masih sering mengalami mual muntah (emesis) sehingga sering dikhawatirkan dengan mengkonsumsi air kelapa justru akan memperparah mual muntah tersebut.

Hal ini juga diperparah oleh keadaan hormon kehamilan. Bahwa mengkonsumsi air kelapa saat sedang hamil bisa menyebabkan keguguran, akan tetapi hal ini tidak sepenuhnya benar karena penyebab keguguran bisa jadi oleh karena berbagai faktor termasuk faktor janin maupun ibu sendiri.

Oleh sebab itu, dianjurkan apabila wanita hamil ingin minum air kelapa lebih baik pada usia kehamilan yang sudah lebih tua atau sekitar enam bulan ke atas. Dan juga jangan mengkonsumsi air kelapa berlebihan.