Cara Panen Padi di Jepang yang mudah dan modern, Jepang dikenal dengan negara sakura atau negeri matahari terbit jepang sangat maju dibidang teknologi otomotifnya seperti mobil-mobil berkualitas yang banyak sekali diproduksi oleh jepang dan juga teknologi Keretanya sampai kereta cepat.

Jepang pun tak ketinggalan tentang cara panen padi di jepang yang tak kalah modern.

Cara Panen Padi di Jepang

Sebenarnya Menanam padi dan cara panen padi di jepang hampir sama namaun ada bebera faktor yang memperngaruhi diluar kegiatan menanam dan memanen padi.

Beberapa Fakta Pertanian di Jepang

1. Perhatian Pemerintah yang Tinggi Terhadap Pertanian

Di Negara Matahari Terbit Jepang, pertanian benar-benar diperhatikan oleh pemerintahan. Tata niaga dalam pertanian Jepang telah diatur sedemikian rupa. Salah satunya adalah masalah tumbuhan yang akan ditanam petani. Menurut penutura Rahmat, apa yang ditanam sudah diatur sesuai dengan permintaan pasar.

Sehingga tak ada petani yang ngeyel ingin bertani sesuka hati mereka. “Jadi nggak ada ceritanya petani sana kebingungan menjual produk pertanian seperti di Indonesia.” tuturnya.

2. Harga Produk Pertanian Yang Terkontrol

Tak hanya masalah apa yang ditanam oleh petani, pemerintah juga turut campur tangan terhadap penetapan harga produk pertanian. Pengaturan itu dilakukan oleh bagian pemerintah semacam dengan Dinas Pertanian di Indonesia. Kebanyakan hasil pertanian biasanya dibeli oleh pemerintah sehingga pemerintah bisa mengendalikan harga yang layak untuk diperdagangkan.

Meski begitu, ada juga pihak swasta yang bisa membeli hasil pertanian di sana. ” Tapi (dari) pihak swasta tidak akan membeli hasil pertanian di bawah harga pemerintah, pasti di atasnya. ” Tutur Andre. Dengan begitu, tak ada istilah petani dirugikan karena dipermainkan oleh tengkulak.

3. Lahan Pertanian Yang Dimiliki Setiap Petani Luas

Tidak bisa bayangkan lahan pertanian di Jepang seperti di Indonesia yang tiap petani hanya memiliki satu atau dua petak sawah. Di Jepang, seorang petani biasa memegang 7 sampai 10 hektare sawah.

Sawah yang dimiliki satu keluarga di Jepang juga diwariskan dengan cara tidak dibagi-bagi seperti apa yang terjadi di Indonesia. Setiap keluarga di jepang, hanya ada satu anak yang akan mewarisi lahan pertanian. Anak yang benar-benar ingin menjadi petanilah yang akan dipilih untuk mewarisi lahan pertanian.

Sedangkan anak lainnya akan menerima warisan dalam bentuk lainnya. Dengan memiliki lahan-lahan pertanian yang luas, pengaturan pertanian akan lebih mudah dilakukan. Penggunaan mesin-mesin dalam pertanian juga akan lebih mudah karena luasnya lahan.

4. Canggihnya Teknologi Pertanian

Kuatnya industri otomotif di Negara Jepang juga berdampak pada pertanian. Sistem pertanian Jepang telah menggunakan teknologi yang canggih. Untuk menanam, menyirami, hingga memanen, petani Jepang telah dibantu dengan mesin-mesin.

Jika di Indonesia membajak sawah masih menggunakan bajak tunggal, di Jepang membajak telah menggunakan bajak enam sehingga efisiensi waktu bisa dilakukan seperti membajak 1-2 jam telah selesai.

Hal ini juga Perlu ada di Indonesia Karna Apabila Indonesia Bisa melakukan apa yang jepang lakukan Optimis Indonesia akan menjadi negara yang maju dalam pertanian sehingga tingkat produktivitas petani meningkat dan efisiensi waktu yang bisa ditingkatkan.

5. Etos Kerja Yang Tinggi

Bertani di Jepang juga menerapkan jam kerja seperti layaknya bekerja di kantoran. Setiap petani di Jepang akan mempunyai sejumlah karyawan yang membantu untuk mengelola lahan pertanian seluas 7-10 ha. Jam kerjanya pun ditentukan. Jam Kerja secara normal dilakukan selama delapan jam mulai dari pukul 02.00 dini hari. Istirahat yang dilakukan karyawan tidaklah dihitung jam. ” Istirahat sarapan itu tidak dihitung delapan jam kerja, ” tutur Rahmat.

Maka dalam delapan jam kerja biasanya bisa terpenuhi hingga pukul 12.00 siang. Setelah itu mereka tidak langsung pulang. Jika lembur, maka setelah pukul 12.00 itu, mereka istirahat dua jam kemudian dilanjutkan dengan lembur hingga pukul 17.00 waktu setempat. “Kami hanya tidur sekitar empat jam per hari,” tambah Andre.

Itulah 5 hal yang membuat pertanian di Negara Jepang maju. Selain lima hal itu, tentunya juga masih banyak hal yang mempengaruhi berkembangnya pertanian di Negara Jepang. Nah, kira-kira kapan ya Indonesia bisa memiliki sistem pertanian Modern seperti Jepang?

Nah Bagaimana? itulah cara panen padi di jepang yang modern dan cara penennya untuk lebih lengkap bisa dilihat dan dipelajari disiini dan juga bisa melihat artikel lainnya, Terimakasih.