Acuan Informasi Peluang Bisnis Untuk UKM

Uncategorized

Cara Mengemas Kopi Starbuck Bubuk yang Baik dan Berkualitas

cara mengemas kopi starbuck

Cara mengemas kopi starbuck yang baik entah itu kopi bubuk sachet maupun biji kopi sebaiknya telah dikuasai oleh produsen dan tau penjual kopi. Karena sebelum mengemas, kamu perlu mengetahui jenis material dan kebutuhan kopi kamu untuk memperoleh kemasan yang terbaik.

Di bawah ini akan sama sama kita bahas mengenai ‘Cara Mengemas Kopi Starbuck yang Baik dan Berkualitas’

 

Kopi Starbuck

kopi starbuck

Starbuck adalah sebuah perusahaan kopi dan jaringan kedai kopi global asal Amerika Serikat. Yang mana kopi starbuck ini merupakan salah satu produk yang juga dijualnya, dengan berbagai pilihan menu yang ada. Kopi ini terkenal mahal, namun mahalnya juga sebanding dengan rasa yang diberikan.

 

Syarat Mengemas Kopi

syarat pengemasan kopi starbuck

Semua pengemasan produk tentu memiliki syarat jenis kemasan supaya kemasan tersebut dapat menjaga kualitas dari produk yang kamu jual. Berikut akan kita bahas mengenai syarat dan ketentuan jenis kemasan yang baik untuk kopi, diantaranya :

1. Mampu Menjaga Aroma Kopi

Kemasan yang baik itu kemasan yang dapat menjaga aroma kopi supaya dapat tetap segar. Maka dari itu diperlukan kemasan dengan jenis bahan yang dapat menghalangi permeasi molekul.

Pada umumnya kaleng atau bahan laminasi lainnya dapat digunakan untuk menyimpan kopi karena dinilai dapat mempertahankan umur simpan dengan baik. Namun kemasan dengan bahan laminasi tersebut susah untuk didaur ulang.

2. Dapat Mengeluarkan Gas

Umumnya struktur kopi yang berpori dapat menahan gas selama proses sangrai. Namun seiring berjalannya waktu gas tersebut akan keluar. Dengan komponen gas yang di dominasi oleh karbon dioksida.

Maka dari itu, jika kamu mengemas kopi yang baru disangrai dengan jenis kemasan yang impermeable terhadap gas karbondioksida kemasan tersebut akan mengemembang dan rusak. Namun ada 4 cara yang dapat ditempuh pebisnis kopi besar untuk mengeluarkan gas tersebut, yaitu :

  1. Membiarkan biji kopi mengeluarkan gas (degas) secara alami. Lama keluarnya gas ini bervariasi, mulai dari hitungan jam hingga beberapa hari. Namun, sebagian besar akan keluar dari biji selama beberapa hari.
  2. Mengemas kopi dengan kemasan pada tekanan tertentu. Dengan jenis kemasan tersebut prosesnya akan lebih cepat.
  3. Mengemas kopi dengan kemasan yang memungkinkan gas dapat keluar secara bebas. Namun kemungkinan lainnya aroma kopi akan ikut terbawa dengan gas.
  4. Mengemas kopi dengan kemasan yang dapat mengeluarkan gas tapi tidak mengijinkan udara masuk ke dalam kemasan. Jenis kemasan ini dapat melindungi aroma kopi dari kerusakan karena pengaruh udara.

3. Dapat Melindungi Kopi dari Oksigen

Oksigen merupakan zat yang dihindari oleh kebanyakan produk karena oksigen berkontribusi pada terjadinya reaksi oksidasi. Maka, jika oksigen bertemu dengan minyak/lemak, reaksi oksidasi tersebut dapat terjadi dan minyak menjadi tengik.

Kopi mengandung minyak sehingga perlu diproteksi dari pengaruh oksigen. Selain minyak, ada molekul lain juga yang dapat bereaksi dengan oksigen. Secara umum, reaksi oksidasi ini dapat menurunkan kualitas kopi secara cepat.

4. Pengaruh Kelembaban dan Suhu

Faktor kelembaban dan suhu juga dapat mempengaruhi kualitas kopi. Maka kelembaban (air) harus dijauhkan saat pengemasan kopi. Sedangkan suhu yang lebih rendah (bukan suhu beku) pada penyimpanan dapat membuat kualitas kopi tetap terjaga.

 

Cara Mengemas Kopi Starbuck Bubuk yang Baik

cara mengemas kopi starbuck yang baik

Kopi yang dikemas dengan jenis dan cara pengemasan yang sesuai dapat menjaga kualitas aroma dan rasanya. Selain itu, umur simpan kopi pun dapat lebih lama. Berikut cara mengemas kopi starbuck bubuk yang baik yang dapat juga diterapkan pada cara mengemas kopi cap bintang :

1. Menyiapkan Alat dan Bahan untuk Mengemas Kopi Starbuck Bubuk

Langkah pertama dalam pengemasan kopi bubuk adalah menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Alat dan bahan tersebut adalah:

  • Produk kopi starbuck bubuk yang akan dikemas, sebaiknya kopi starbuck bubuk sudah ditempatkan ke dalam wadah khusus agar lebih mudah diambil saat dikemas.
  • Wadah atau kemasan produk, dapat disesuaikan dengan kebutuhan, baik dari segi ukuran, jenis bahan kemas, warna maupun spesifikasi lainnya.
  • Timbangan, kamu bisa menggunakan timbangan dapur dengan kapasitas antara 1 gram hingga 10 kg atau lebih.
  • Sendok atau alat untuk memindah kopi ke dalam kemasan.

2. Memasukkan Kopi Starbuck Bubuk Dalam Kemasan

Setelah semua peralatan dan bahan sudah siap, langkah berikutnya adalah memasukan kopi starbuck bubuk ke dalam kemasan. Gunakan lah sendok bersih agar kualitas kopi tetap terjaga, ambil kopi sesuai takaran yang akan kamu jual, dan Gunakan jenis kemasan yang cocok dengan takaran produk.

3. Menimbang Bobot Kopi Starbuck Bubuk

Penimbangan bobot kopi dapat dilakukan untuk memastikan bahwa produk yang ditimbang telah tepat sesuai klaim di label kemasan. Jika pada kemasan tertera netto (berat bersih), maka bobot kemasan tidak dihitung.

Maka konsumen akan benar-benar mendapatkan kopi sesuai dengan keterangan di kemasan. Jika pada label kemasan tertulis 50 gr maka konsumen memang mendapatkan kopi seberat 50 gr.

4. Menutup Rapat Kemasan

setelah ditimbang dan berat kopinya sudah pas, maka kamu bisa menutup rapat kemasan dengan segel sejenis alat pres atau seperti jenis kemasan standing pouch akan ilengkapi dengan lock zipper. Jenis kemasan gusset ada yang dilengkapi dengan tintie untuk menutup kemasan.

Bila kemasan tidak dilengkapi fitur tintie, zipper lock atau pengunci embedded lainnya maka kamu bisa menggunakan mesin sealer. Karena rapatnya kemasan produk akan mempengaruhi kualitas kopi.

Dengan kemasan yang tertutup rapat akan dapat melindungi produk kontak dengan udara, panas dan kelembaban air. Faktor lingkungan tersebut dapat menyebabkan kerusakan kopi. Maka, sebisa mungkin untuk membuat atau memilih kemasan yang kedap udara atau diisi dengan gas inert seperti nitrogen.

5. Memasang Label (Opsional)

Jika kamu menggunakan label kemasan printed (cetakan) atau sablon dan menyatu dengan kemasan, maka proses labeling tidak perlu dilakukan. Namun, jika usaha kamu industri rumahan yang masih mengemas produk secara manual mungkin kamu masih perlu melakukan labelling dengan menempelkan stiker.

Baca Juga : Cara Mengemas Kerupuk Nasi dengan Plastik Supaya Tetap Gurih

 

Cara Mengemas Kopi Starbuck dengan Kemasan Sachet

kemasan starbuck sachet

Pada umumnya kopi bubuk akan dikemas dengan kemasan sachet baik dengan bahan dasar kertas maupun plastik. Begitupun dengan kopi bubuk yang di produksi oleh starbuck. Untuk perusahaan sekelas starbuck tentu mereka menggunakan mesin packing otomatis seperti alat pres atau bahkan mesin besar lainnya.

Berikut langkah-langkah yang dapat di ikuti :

  • Hidupkan mesin dan letakkan roll stock plastik kemasan pada tempat yang sesuai.
  • Atur suhu pengemasan.
  • Masukkan kopi bubuk pada corong input mesin.
  • Jika semuanya sudah siap, tekan tombol “START” pada panel mesin untuk memulai pengemasan.
  • Packing sachet akan berjalan otomatis dan produk akan keluar pada wadah yang tersedia.
  • Jika proses pengemasan selesai, tekan tombol pada panel untuk menghentikannya.

Begitulah kurang lebih cara kerja mesin packing otomatis. Berikut juga disajikan keuntungan dari packaging kopi sachet dengan mesin :

  • Pengoperasian mudah dan lebih hemat waktu.
  • Dapat membungkus kopi dalam berbagai bentuk ukuran kemasan.
  • Meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan tanpa perlu menambah SDM terlalu banyak.

 

Itulah pembahasan yang dapat saya berikan, semoga dapat membantu dan bermanfaat ya!!!