Jahe (Zingiber officinale) adalah salah satu tanaman rimpang yang berbentuk jemari yang menggelembung di tengah ruas-ruasnya. Ada berbagai jenis jahe, diantaranya yaitu jahe merah, jahe emprit dan jahe gajah, dan pada artikel kali ini akan membahas tentang cara menanam jahe gajah yang cepat dan menguntungkan

Cara Menanam Jahe Gajah

1. Syarat Tumbuh Jahe Gajah

Pembentukan umbi atau rimpang jahe sangat dipengaruhi oleh 3 hal yaitu, persediaan air, oksigen tanah dan pencahayaan. Tanaman jahe tumbuh dengan baik pada daerah dengan curah hujan 2500-4000 mm/tahun dan memiliki pH tanah antara 6,8 – 7,4.

Jahe tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis , Tanaman jahe paling cocok ditanam pada tanah subur, gembur dan banyak mengandung humus dengan pH sekitar 4,3-7,4.

2. Persiapan Bibit Jahe Gajah

Pilihlah bibit jahe gajah yang berkualitas baik karena bibit nantinya mempengaruhi hasil yang akan didapatkan pilihlah bibit jahe yang berasal dari tanaman induk yang tua atau minimal berumur 10 bulan, ambil rimpang jahe gajah yang setidaknya memiliki 2 mata tunas, segar, tidak lecet dan tidak berpenyakit.

3. Penyemaian Bibit Jahe Gajah

Penyemaian dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan menggunakan peti atau dengan bedengan dengan menggunakan peti kayu: Setelah itu rimpang jahe yang akan dibuat bibit dijemur namun jangan terlalu kering, kemudian disimpan dalam peti kayu sekitar 1-1,5 bulan hingga memiliki mata tunas, setelah itu, potong rimpang menjadi beberapa bagian dengan setiap bagian memiliki 3-5 mata tunas lalu jemur ulang selama setengah hari hingga sehari.

4. Persiapan Lahan dan Cara Menanam Jahe Gajah

Tanah pada lahan tanam digemburkan dengan cara dibajak atau dicangkul dengan kedalaman sekitar 30 cm setelah digemburkan selanjutnya tanah dibiarkan selama sekitar 2-4 minggu agar gas beracun dalam tanah menguap serta bibit penyakit dan hama akan mati terkena sinar matahari, jika dirasa tanah pada pengolahan pertama dirasa belum gembur, maka dapat dilakukan pengolahan tanah untuk kedua pada sekitar 2 minggu atau 3 minggu sebelum tanam setelah itu.

5. Cara Menaman Jahe Gajah

Waktu penanaman bisa disesuaikan dengan kondisi daerah, misalnya untuk daerah dengan curah hujan yang tinggi bisa dilakukan penanaman sepanjang tahun, sementara pada daerah yang memiliki curah hujan yang rendah apalagi tanah tegalan (tanah yang tidak memiliki sistem irigasi) maka sebaiknya dilakukan penanaman diawal musim hujan.

Untuk jarak tanaman, sudah dijelaskan sebelumnya baik untuk jahe gajah, jahe emprit maupun jahe merah. Perlu menjadi perhatian dan menjadi tolak ukur tentang jarak tanaman adalah semakin subur tanah ladang, maka jarak penanaman sebaiknya semakin diperjarang guna memberikan keleluasaan rimpang tumbuh dengan baik secara maksimal.

Pembumbunan dilakukan setelah anakan jahe terbentuk 4 – 5 rimpang. Selain untuk mencegah rimpang yang timbul dari sengatan matahari, pembumbunan juga bertujuan untuk menggemburkan tanah.

Rimpang jahe yang terkena sinar matahari akan berwarna hijau dan keras sehingga kualitas rimpang akan turun.

Pembumbunan dapat dilakukan sesering mungkin, apalagi pada tanah berliat dan daerah yang memililki curah hujan yang tinggi. Sebaiknya dilakukan sebelum pemupukan

6. Pemeliharaan Tanaman Jahe Gajah

Lakukan penyulaman atau penggantian rimpang yang mati atau rusak dengan tanaman atau rimpang baru pada saat 2-3 minggu setelah penanaman. Lakukan penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu yang tumbuh disekitar tanaman jahe gajah.

7. Pemanenan Jahe Gajah

Umur panen jahe sesuai dengan tujuan penggunaannya yaitu untuk keperluan bumbu dapur umur panen 8 bulan, untuk bibit umur 10 – 12 bulan, untuk asinan jahe umur 3 – 4 bulan.

Setelah dipanen, selanjutnya diangkut ke tempat pencucian untuk disemprot air mengalir. Rimpang tidak boleh digosok karena bisa mengakibatkan rimpang menjadi lecet dan menurunkan nilainya.

Demikianlah penjelasan dari artikel cara menanam jahe gajah yang cepat dan menguntungkan, jadi semangat untuk menerapkan metode yang kita berikan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dan jangan lupa berdoa agar hasil panennya mendapatkan yang cukup memuaskan.