Minyak cengkeh sebagai salah satu produk tanaman cengkeh memiliki banyak manfaat untuk manusia. Selain cengkeh itu sendiri, minyak cengkeh lah yang diambil manfaatnya dari tanaman cengkeh. Untuk itu perlu kiranya tahu tentang cara membuat minyak cengkeh.

Minyak cengkeh adalah hasil dari destilasi bagian-bagian tanaman cengkeh. Bunga, daun dan ranting tanaman cengkeh semuanya dapat menghasilkan minyak atsiri.

Namun kandungan minyak cengkeh paling banyak terdapat di bunga cengkeh yaitu sebesar 15-20%, sedangkan dalam gagangnya sebesar 5-7% dan dari daunnya  hanya 1-4% saja.

Adapun mutu minyak cengkeh ditentukan oleh kualitas bahan baku dan penanganan bahan pada saat penyulingan baik cara dan prosesnya. Penyulingan/destilasi merupakan sebutan untuk cara yang ditempuh untuk mengolah bahan baku sehingga diperoleh kandungan minyak cengkeh.

Cara paling sederhana yang bisa anda lakukan untuk memperoleh minyak cengkeh adalah dengan penyulingan air dan uap air/dikukus. Namun, untuk hasil yang maksimal perlu bantuan mesin sehingga diperoleh randemen yang lebih tinggi.

Kandungan Minyak Cengkeh

Seperti yang telah saya singgung di awal bahwa minyak cengkeh adalah produk yang diambil manfaatnya dari tanaman cengkeh selain bunga cengkeh. Minyak ini sangat bermanfaat untuk manusia baik untuk kesehatan ataupun kecantikan.

Lebih lengkap tentang kegunaan cengkeh bisa dibaca disini.

Minyak cengkeh mengandung eugenol, eugenol asetat dan α-kariofilen. Prosentase kandungan minyak cengkeh ini ditentukan bahan utamanya, apakah itu bunga cengkeh, daun atau rantingnya.

Dalam industri farmasi, eugenol digunakan untuk obat sakit gigi karena kandungan zat antiseptiknya. Eugenol juga memiliki aktifitas antibiotic untuk melawan bakteri dan jamur penyebab sakit gigi.

Eugenol juga dapat direaksikan dengen pereaksi lain sehingga menjadi iso-egenol yang bisa dimanfaatkan untuk industri parfum dan kosmetik.

Minyak cengkeh ini selain dapat digunakan secara langsung juga masih bisa diolah menjadi berbagai produk yang berguna. Misalnya balsam cengkeh, balsam ini dibuat dari minyak cengkeh dan bahan lain seperti mentol, minyak pala dan metal salisilat.

Produk lain olahan minyak cengkeh adalah obat kumur. Obat kumur ini ampuh untuk mengobati sakit gigi dan sariawan. Bagi anda yang tidak suka dengan rasa panas dan pedas minyak cengkeh bisa dengan berkumur dengan produk ini untuk menyembuhkan sakit gigi anda.

Produk lain olahan minyak cengkeh adalah pestisida nabati. Yah, jika pestisida biasanya dibuat dari bahan kimia, namun minyak cengkeh dapat digunakan sebagai pestisida nabati yang alami.

Cara Membuat Minyak Cengkeh

Proses untuk memperoleh kandungan minyak cengkeh disebut dengan penyulingan atau destilasi. Sebenarnya bukan hanya cengkeh saja karena ada tanaman lain yang mengandung minyak sehingga diproses dengan cara disuling juga.

Ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk menyuling ini, berikut lebih lengkapnya:

1. Penyulingan dengan sistem rebus (Water Distillation)

Cara kerja proses ini adalah dengan memasukkan bahan baku yang basah, layu atau kering ke dalam ketel penyuling yang berisi air lalu dipanaskan. Uap yang keluar dari ketel pemanas untuk selanjutnya dihubungkan dengan pipa ke sebuah alat bernama kondesor.

Uap adalah campuran air dan minyak, dengan cara ini maka minyak akan terkondensasi menjadi cair dan ditampung ke dalam sebuah wadah. Keduanya dipisahkan dengan alat separator pemisah minyak.

2. Penyulingan dengan air dan uap (Water and Steam Distillation)

Cara penyulingan kedua ini dikenal dengan nama sistem kukus. Meski mirip dengan sistem rebus, bahan baku dalam cara kedua tidak bersinggungan langsung dengan air karena dibatasi dengan saringan.

Cara inilah yang paling banyak digunakan dalam industri karena hanya membutuhkan sedikit air dan proses untuk menghasilkan minyak lebih singkat.

Metode ini bisa juga dilengkapi dengan sistek kohobasi. Kohobasi adalah air kondensat yang keluar dari separator akan masuk kembali ke dalam ketel untuk meminimalkan kehilangan air.

3. Penyulingan dengan uap langsung (Direct Steam Distillation)

Metode ini menggunakan uap bertekanan tinggi untuk menyuling minyak. Sehingga bahan baku tidak bersinggungan langsung dengan air ataupun api. Uap bertekanan tinggi dihasilkan dalam boiler lalu dialirkan melalui pipa dan masuk kedalam ketel yang berisi bahan baku.

Uap yang keluar dari ketel lalu dihubungkan dengan kondesor. Minyak dan air dipisahkan dengan alat separator berdasarkan berat jenis minyak.

Teknik Pemurnian Minyak Cengkeh

Setelah selesai disuling dan menghasilkan minyak masih ada proses lain yaitu pemurnian minyak cengkeh. Sebab, biasanya minyak yang diperoleh dari proses penyulingan berwarna hitam atau kecoklatan.

Padahal minyak cengkeh yang memiliki nilai jual yang tinggi adalah minyak dengan warna jernih sehingga perlu dilakukan pemurnian. Metode yang dipakai adalah dengan metode adsorpsi dan pengkelatan.

Adsorpi adalah proses difusi suatu komponen pada suatu permukaan atau antar partikel. Dalam proses adsorpi terjadi proses pengikatan oleh permukaan adsorben padaatan atau cairan terhadap adsorbat atom-atom, molekul-molekul dan ion-ion lainnya.

Nah itulah 3 metode penyulingan untuk cara membuat minyak cengkeh. Tidak ada salahnya untuk mencoba usaha satu ini bukan. Dengan membuat minyak cengkeh maka nilai jual cengkeh atau daun dan rantingnya lebih tinggi. Semua akan lebih mudah jika anda menggunakan mesin cengkeh. Selamat mencoba!