Macam Bentuk Roti Pisang

Cara membuat roti pisang – Banyak yang mungkin bingung cara membuat roti pisang dengan bentuk yang menarik dan bisa menambah keindahan dari makanan tersebut. Biasanya kebanyakan orang membuat roti dengan bentuk bulat / lonjong, tidak ingin berfariasi dengan model nyang lain takut tidak terlihat menarik.

Jangan takut tidak menarik, karena pada dasarnya kalu perut sudah lapar makanan apun pasti kan ada peminatnya. Memang butuh beberapa percobaan sampai anda bisa menemukan sendiri resep yang pas untuk masakan roti anda. Tapi tidak ada salahnya jika kami menyediakan beberapa referensi.

Hal Yang Perlu Di Perhatikan Agar Adonan Lembut

  1. Setelah dicampur semua bahan pastikan adonan benar-benarĀ kalis
  2. Perhatikan juga waktu profing adonan roti yang biasanya bisa sampaiĀ  10-15 menit.
  3. Kemudian di rounding/dibulatkan, biarkan 10 menit (sembari membulatkan sisa adonan).
  4. Setelah itu baru dibentuk sesuai selera, kalau hanya akan dibentuk bulat-bulat, langsung saja setelah dibulatkan ditata di atas loyang.
  5. Untuk proofing kedua setelah adonan roti dibentuk/diisi, lamanya tergantung suhu ruang sekitar. Jika suhu cenderung hangat, biasanya 1 sampai 1,5 jam.
  6. Jika suhu sekitar cenderung dingin, bisa 1,5-2 jam, bahkan lebih. Jadi waktu proofing tidak pasti, tapi pastikan adonan roti sudah terasa “ringan” dan mengembang sempurna sebelum dipanggang.
  7. Pemanggangan dengan suhu kurleb 180 drajat celcius untuk menghasilkan roti yang matang di dalam dan garing di luar.
  8. Setelah roti matang, panas-panas olesi dengan butter agar lebih moist dan wangi

Untuk mendapatkan hasil yang empuk, gunakan hanya kuning telur saja, tambahkan bread improver, gunakan butter bukan margarin. Bisa empuk menul-menul, tanpa bread improver, asalkan pengulenan adonan benar-benar ELASTIS.

Tips Cara Membuat Roti Pisang

  1. Timbang bahan dengan tepat sesuai resep.
  2. Cara menyimpan sisa tepung, masukkan dalam kaleng yang kering dan bersih dan tutup rapat. Bila ingin menambahkan tepung yang baru, habiskan dulu yang lama. Atau tetap di dalam kemasan plastik, tapi pastikan kemasan plastik benar-benar rapat.
  3. Saat membeli ragi perhatikan tanggal kadaluwarsanya.
  4. Menguleni adonan harus benar – benar elastis supaya roti mengembang sempurna.
  5. Sebelum masuk oven, bentuk roti sebaiknya dibetulkan kembali karena setelah mengembang, bagian bawah roti kadangkala terbuka

1. Bentuk Bulat

Bagi pemula sepertinya kue yang satu ini meripakan bentuk yang cukup simpel dan mudah di pelajari, bentuknya yang bulat merupakan keunggulan kue.

2. Bentuk Kepang

Caranya, setelah adonan ditimbang 60 g, dipipihkan. Biasanya aku menggunakan botol bekas yang sudah dicuci bersih dan dihilangkan semua stickernya. Kalau tidak bisa menggunakan rolling pin kayu. Setelah dipipihkan, beri isian sesuai keinginan di tengahnya, misalnya parutan keju, atau selai coklat. Setelah itu, kerat bagian pinggir kanan dan kiri. Lipat menyilang bergantian kanan dan kiri. Untuk lipatan terakhir, usahakan agak ditarik supaya mulur, lalu direkatkan melingkar supaya erat ikatannya, tidak terlepas saat mengembang.

4. Bentuk Sekat Memanjang

Sama dengan sebelumnya, timbang dan pipihkan, tapi kali ini isiannya diletakkan di sisi pinggir, dan dikerat melintang satu sisi. Gulung dari arah isian ke arah keratan. Perhatikan juga agar tiap ujung keratan terikat rapat ya, karena kalau tidak bisa lepas saat mengembang. Untuk bentuk ini, bisa menggunakan isian coklat, keju, atau pisang yang sudah dikukus sampai matang.

Untuk lebih ditail mengenai bahan dan proses lebih nya anda bisa klik (disi).

Sekian semoga bermanfaat.