Pada artikel kali ini, saya akan menjelaskan cara jualan makaroni yang mudah dan menjanjikan yang dapat anda coba mulai dari sekarang.

Menjadi seorang wirausahawan atau memiliki usaha sendiri baik sampingan maupun utama kini menjadi trend yang memiliki peluang besar. Memiliki usaha sendiri berarti Anda bisa mengelola baik dari segi permodalan, proses produksi hingga pemasaran termasuk menetapkan laba yang ingin diperoleh. Salah satu produk yang laris manis diperjualbelikan oleh para pemilik wirausahawan adalah produk makanan ringan. Makanan ringan bisa dikonsumsi kapan saja dan dimana saja sehingga pangsa pasarnya sangat luas. Namun tentu saja semua itu dibutuhkan strategi pemasaran yang jitu agar penjualannya memuaskan.

Baca Juga : Cara Menghilangkan jerawat dengan ampas kopi

Bagi Anda yang kebingungan dalam menentukan jenis usaha apa yang bisa memperoleh keuntungan, maka berjualan makanan ringan bisa dijadikan alternatif pertama. Banyak jenis makanan ringan yang bisa Anda kembangkan baik dengan cara mengolahnya sendiri ataupun hanya memasarkannya saja. Hampir semua orang menyukai makanan ringan yang tidak mengenyangkan namun bisa digunakan untuk mengisi waktu senggang seperti:

  • Keripik.
  • Makroni.
  • Crackers.
  • Kerupuk.
  • Mie lidi.
  • Dsb.

1. Contoh rasa yang ditawarkan

  • Balado
  • Keju
  • Original
  • Jagung Bakar
  • Ayam Bawang
  • Dll.

2. Harga yang ditawarkan

Untuk menjual makaroni, Anda bisa mematok harga Rp. 3000 per bungkusnya.

3. Lokasi Usaha

Bisa dilakukan di rumah atau dengan menitipkan makaroni di kantin sekolah atau warung.

4. Promosi

Promosi bisa dilakukan dengan cara menyebarkan brosur, atau lewat media sosial.

Ada beberapa cara jualan makaroni yang bisa Anda lakukan jika sudah menentukan produknya yaitu:

  1. Sesuaikan pemasaran dengan target pasarnya. Jika bentuk jajanan pengiring makanan seperti kerupuk maka lakukan pemasaran di warung makan atau restoran.
  2. Jika jajanan memiliki target pasaran nak muda seperti makaroni pedas, makaroni keju dsb, gunakan tehnik pemasaran melalui media sosial yang banyak diikuti oleh kawula muda.
  3. Gunakan media yang menarik seperti foto atau video untuk digunakan sebagai alat pemasaran.
  4. Daftarkan jajanan Anda ke jasa layanan antar jemput online sehingga dapat dibeli dan diantar langsung oleh penyedia jasa.
  5. Kemas dengan menarik dan rapi serta berikan label dan alamat toko Anda untuk menunjang pemasaran.

Selain cara jualan makaroni diatas, Anda juga bisa melakukan pengenalan publik jika produk Anda adalah produk baru dengan cara membuka lapak di berbagai pusat keramaian. Misalnya Anda mengajak teman atau karyawan Anda untuk membuka stand di pameran makanan dengan sebelumnya sudah menyiapkan nama brand tertentu yang mudah diingat masyarakat. Jika bisa, berikan identitas pada makanan olahan Anda misalnya nama Anda atau rasa dan bentuk yang unik agar membuat orang penasaran.

Itulah beberapa cara jualan makaroni yang bisa Anda lakukan jika memiliki sebuah usaha dibidang makanan ringan. Dengan melakukan cara jualan makaroni untuk pemasaran tersebut diharapkan penjualan makanan Anda semakin banyak dan dikenal luas oleh masyarakat. Jangan lupa untuk terus berinovasi baik dari segi produk dan strategi agar bisa menghasilkan omset yang semakin besar. Jaga dan tingkatkan rasa serta kualitas makanan ringan buatan Anda agar tidak tergerus oleh persaingan pasar yang bisa saja langsung mengikuti produk dan strategi untuk pemasaran yang Anda buat.

Kunjungi juga : Peluang Dan Bagaimana Cara Usaha Kreatif Rumahan Modal Kecil