Info Peluang Bisnis UKM

Acuan Informasi Peluang Bisnis Untuk UKM

Artikel

Cara Fermentasi Jerami Dengan EM4 untuk Pakan

cara fermentasi jerami dengan em4

Cara Fermentasi Jerami Dengan em4, Ada banyak pertanyaan, bagaimana cara membuat fermentasi pakan sapi atau ternak lainnya dari limbah pertanian.

Dalam hal ini adalah untuk menjadi fermentasi jerami kering, apakah caranya sama seperti melakukan cara fermentasi jerami basah tanpa campuran em4.

Atau bahkan justru sama dengan cara fermentasi rumput dengan em4. Atau bahkan umumnya, dapat membuat fermentasi jerami dengan starbio.

Ini seperti catatan teman saya sebagai peternak sapi tradisional di Lampung. Ia melakukan cara fermentasi jerami dengan em4 untuk pakan sapi yang ia miliki. Hasilnya bagus untuk ketersediaan pakan saat musim kemarau, atau disaat rumput sulit didaptkan.

Mari kita pelajari secara mendalam, penjelasannya hingga cara membuatnya:

Cara Fermentasi Jerami Dengan em4

Fermentasi merupakan proses produksi energi dari dalam sel sel dengan keadaan anaerobik atau tanpa iksigen. Umumnya, fermentasi bentuk respirasi anaerobik.

Fermentasi jerami atau rumput, umumnya sama seperti amoniasi dan hay. Ini merupakan salah satu metode pengolahan pakan. Hanya saja ini media bahan bakunya adalah jerami. Baik jerami padi maupun jerami jagung, dan jerami lainnya.

Pengolahan pakan ini juga serupa seperti silase, urea molases multinutrient blok dan pengolahan jenis lainnya. Nah metode pengolahan ini baik untuk disosialisasikan sebagai pakan ternak alternatif. Contohnya:

Teknologi ini adalah upaya untuk menghindari ketergantungan impor pakan ternak. Sementara produk EM4 Peternakan adalah jenis produk bakteri mikroba.

EM4 merupakan bakteri mikroba hasil dari fermentasi perubahan zat glukosa menjadi bakteri, atau bakteri yang terbuat dari zat yang mengandung glukosa atau gula dan dapat dibuat dengan bahan molases (tetes tebu), gula pasir, gula jawa, air nira atau badeg, air kelapa, dan lain-lain.

EM4 ini adalah salah satu jenis larutan yang mengandung bakteri antara lain bakteri dekomposer yang berfungsi sebagai pengurai bahan organik secara alami di dalam tanah.

Oleh sebab itu, sering digunakan untuk bahan dalam pembuatan pupuk organik. Kegunaan dari EM4:

  1. Membuat bokasi atau pupuk/makanan fermentasi;
  2. Mengurangi bau amonia dalam kotoran ternak;
  3. Membuat pupuk cair;
  4. Penghilang bau selokan (Anonim, 2015).

Diketahui, kultur EM dalam medium cair berwarna coklat kekuning-kuningan yang menguntungkan untuk pertumbuhan dan produksi ternak dengan cirri-ciri berbau asam manis.

EM4 Peternakan mampu memperbaiki jasad renik di dalam saluran pencernaan ternak sehingga kesehatan ternak akan meningkat, tidak mudah stress dan bau kotoran akan berkurang.

Pemberian EM4 Peternakan pada pakan dan minum ternak akan meningkatkan nafsu makan karena aroma asam manis yang ditimbulkan. EM4 Peternakan tidak mengandung bahan kimia sehingga aman bagi ternak (Anonim, 2017).

Cara Kerja Dalam Membuat Fermentasi Jerami Menggunakan em4

Cara kerja dalam praktikum ini yaitu:

  1. menyiapkan jerami padi yang ada di dalam karung, usahakan jerami dalam keadaan kering;
  2. memperluas permukaan bahan jerami padi dengan cara dichopper;
  3. menghamparkannya di atas terpal;
  4. mencampurkan dengan urea yang telah dilarutkan dalam air sampai agak
  5. basah (setiap 3% urea dilarutkan dalam air untuk 10 kg jerami padi);
  6. meratakannya agar homogen;
  7. mencampurkan dengan EM4 yang telah dilarutkan dalam air;
  8. meratakan semua campuran (jerami, urea, dan EM4) sampai agak basah;
  9. memasukkan campuran ke dalam silo;
  10. memadatkan campurannya;
  11. menutup silo dengan rapat agar tercipta suasana anaerob.

Alasan Fermentasi Jerami Menggunakan em4

Saribuang (2001) berpendapat, bahwa jerami merupakan bagian tanaman yang telah tua yang memiliki kandungan lignin dan silikat yang menyebabkan daya cerna ternak ruminansia terhadap jerami rendah.

Fermentasi jerami dengan em4 adalah proses pengolahan jerami menggunakan em4 sebagai sumber bakteri mikroba hasil dari fermentasi perubahan zat glukosa menjadi bakteri.

Atau bakteri yang terbuat dari zat yang mengandung glukosa atau gula dan dapat dibuat dengan bahan molases (tetes tebu), gula pasir, gula jawa, air nira atau badeg, air kelapa, dan lain-lain.

Proses ini merubah tekstur jerami menjadi lunak dan rapuh sehingga mudah dicerna. Peningkatan kandungan protein juga terjadi pada jerami amoniasi karena peresapan nitrogen dari urea. Proses ini juga menghilangkan aflatoksin atau jamur dalam jerami.

Cara Membuat Fermentasi Jerami untuk Pakan Sapi

Nah lebih lanjut, fermentasi jerami berguna untuk pakan sapi. Ada banyak hal dalam hal ini yang bisa kita pelajari. Seperti yang telah tertulis pada artikel sebelumnya.

Bahkan selain sebagai pakan sapi, jerami umumnya digunakan sebagai pupuk organik dan bahan baku industri kerajinan. Ini menandakan jerami banyak manfaat. Cek artikel berikut:

Itulah beberapa hal yang bisa kita pelajari tentang bagaimana cara fermentasi jerami dengan em4. Caranya mudahkan. Sekarang mari kita praktikan. Ayo share hasil fermentasimu. Semoga berhasil.

Terimakasih, Sekian artikel yang kami sampaikan. Semoga bermanfaat, Terimakasih. salam. Artikel lainnya

Theme by Anders Norén