Acuan Informasi Peluang Bisnis Untuk UKM

Uncategorized

Cara Agar tidak Sakit Maag Paling Jitu dan Ampuh!

cara agar tidak sakit maag

Umumnya maag ditandai dengan kumpulan gejala gangguan pencernaan, mulai dari nyeri ulu hati, kembung, mual, hingga nyeri ulu hati. Tak perlu khawatir, Coba ikuti cara agar tidak sakit maag berikut ini.

Cara agar Tidak Sakit Maag Secara Jitu

cara agar tidak sakit maag

 

Maag bukanlah suatu penyakit, melainkan kumpulan gejala yang terdiri dari perut mual, nyeri ulu hati, dan nyeri pada ulu hati (heartburn).

Penyebab maag kambuh bermacam-macam, mulai dari pola makan yang tidak sehat, infeksi bakteri, hingga gangguan kesehatan tertentu.

Jika tidak ingin masalah pencernaan ini menyerang lagi, berikut beberapa cara pencegahan sakit maag yang bisa Anda coba.

1. Memilih Makanan yang Tepat termasuk Cara Agar Tidak Sakit Maag

Salah satu hal yang perlu diperhatikan sebagai cara mencegah maag adalah pemilihan makanan yang tepat.

Makanan pedas, asam, asin, dan berlemak dapat memicu gejala sakit maag karena merangsang produksi asam lambung lebih banyak.

Pilihan makanan yang salah juga bisa menyebabkan kontraksi otot di sekitar perut.

Itu sebabnya, ada beberapa makanan yang perlu dihindari untuk mencegah gejala maag, seperti minuman bersoda, acar, dan makanan asin.

Berikut beberapa makanan yang aman untuk dikonsumsi para penderita maag.

  • Sayuran hijau, asparagus, seledri, seperti brokoli, dan kembang kol.
  • Umbi-umbian seperti wortel, lobak, kentang, atau bit.
  • Oatmeal yang rendah gula dan kaya serat.
  • Roti gandum utuh atau gandum utuh yang kaya serat, seperti nasi merah.
  • Unggas, putih telur, dan makanan laut.
  • Buah yang matang dan tidak asam, misalnya semangka, melon, atau pepaya.

Selain itu ada juga camilan sehat yang baik khusus untuk lambung yaitu sereal Nutriflakes. Nutriflakes merupakan sereal sehat yang dikhususkan untuk penderita penyakit lambung.

Kandungan dari sereal ini banyak mengandung manfaat untuk lambung seperti seperti Umbi Garut (Irut), Susu Etawa Murni, Psyllium Husk, gula aren, dan Daun Kelor (Moringa) yang bisa menjadi solusi saat asam lambung naik.

2. Makan Pelan-Pelan

Tak hanya pilihan makanan, kebiasaan makan menjadi kunci penting keberhasilan pencegahan sakit maag.

Dengan cara ini, makanan yang dikonsumsi akan bercampur terlebih dahulu dengan air liur di mulut untuk dipecah menjadi bentuk yang lebih sederhana sebelum masuk ke lambung.

Hal ini bertujuan untuk memperlancar penyerapan nutrisi dari makanan oleh tubuh. Selain itu, mengunyah makanan secara perlahan membantu sistem pencernaan saat memecah makanan.

Jika makanan yang  dimakan tidak cukup lunak, perut mungkin bekerja lebih keras untuk mencerna dan menyerap semua vitamin, mineral, dan asam amino penting.

Oleh karena itu, disarankan untuk membiasakan mengunyah satu suap makanan minimal 32 kali, agar makanan menjadi empuk saat masuk ke lambung.

3. Menyajikan Makanan Lebih Sehat

Bila pemilihan makanan sudah tepat, Anda juga perlu memperhatikan cara memasak makanan untuk mencegah maag.

Sebab, bila pilihan makanan dimasak dengan menggunakan banyak cabai, bawang bombay, atau cuka, tentu tetap bisa memicu maag.

Berikut tips mengolah makanan yang bisa Anda praktikkan sebagai upaya mencegah maag.

  • Jangan menggoreng makanan karena menyimpan banyak lemak.
  • Cobalah mengolah makanan dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang.
  • Usahakan menyajikan makanan di piring dalam porsi kecil.
  • Daripada makan 2-3 kali sehari dalam jumlah banyak, penderita maag disarankan makan 4-5 kali dalam porsi lebih kecil.

Cara ini biasanya cukup efektif mencegah gejala maag, seperti mual dan perut kembung, karena mengurangi tekanan pada lambung.

4. Tidak Berbaring atau Tidur setelah Makan

Naiknya asam lambung pada akhirnya bisa memicu gejala maag lainnya, seperti nyeri ulu hati atau rasa panas di dada.

Bagaimana tidak, produksi asam lambung biasanya akan meningkat setelah makan. Jika langsung tidur setelah makan, asam lambung akan lebih mudah naik ke kerongkongan.

Usahakan untuk meluangkan waktu sekitar 2 – 3 jam sebelum tidur. Pastikan juga untuk duduk tegak selama 30 menit setelah makan.

Jika memungkinkan, usahakan untuk menghindari makan dalam porsi besar menjelang waktu tidur untuk mencegah sakit maag kambuh lagi.

5. Berhenti Merokok dan Minum Alkohol

Alkohol dan rokok bisa menjadi pemicu maag. Itu sebabnya, menghentikan kedua kebiasaan tersebut bisa menjadi salah satu cara mencegah maag.

Alkohol diketahui mengiritasi lapisan esofagus dan lambung, merangsang produksi asam lambung, dan melemahkan otot-otot esofagus.

Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Dampak alkohol tidak jauh berbeda dengan merokok.

Meski tidak bisa dihentikan secara tiba-tiba, namun berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol bisa dilakukan sedikit demi sedikit. Jika perlu, cobalah berkonsultasi dengan dokter

6. Membatasi Asupan Kafein

Gejala maag akan sering muncul jika mengidap GERD. Pada penderita GERD, kopi bisa memicu gejala maag.

Jadi, cara mencegah maag yang paling aman adalah dengan mengurangi asupan kafein.

Faktanya, kafein tidak hanya terdapat pada kopi, tetapi juga pada minuman bersoda dan beberapa jenis teh. Oleh karena itu, perlu berhati-hati dan waspada.

Intinya, menjalani pola makan dan gaya hidup sehat adalah kunci utama mencegah maag. Jadi, memperbaiki gaya hidup dan pola makan sangatlah penting jika tidak ingin sakit mag