Info Peluang Bisnis UKM

Acuan Informasi Peluang Bisnis Untuk UKM

Artikel

Ternyata Untuk Membuat Bumbu Opor Ayam Jawa Sangat Mudah Loh Gaisss

bumbu opor ayam jawa

Ayam Jawa atau lebih dikenal dengan ayam kampung adalah jenis ayam yang sangat familiar di Indonesia. Dalam hal makanan bumbu opor ayam jawa pun hampir sama dengan resep opor ayam pada umumnya.

Perbedaanya hanya bada bahan dasar, biasanya opor menggunakan ayam negeri atau ayam broiler yang harganya lebih murah dibandingkan dengan ayam jawa atau ayam kampung.

Nah sekarang kita akan berbagi tips membuat bumbu opor ayam jawa yang enak dan tentuya sangat mudah dibuat dong. Yuk gaskannn

Resep Opor Ayam Jawa

bumbu opor ayam jawa

Bahan :

  • 1 ekor ayam
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, digeprek
  • 600 ml santan kelapa
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt kaldu ayam bubuk
  • 2 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt merica

Bumbu Halus :

  • 7 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 3 cm kunyit, dibakar
  • 3 butir kemiri, disangrai
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 1 sdt ketumbar
  • 1/4 sdt biji pala

Cara Membuat Opor Ayam Jawa :

  1. Bersihkan bulu ayam yang masih tersisa terlebih dahulu menggunakan mesin pencabut bulu ayam, jika sudah bersih lanjut mencuci daging ayam dengan air mengalir.
  2. Daging ayam yang sudah dicuci bersih, selanjutnya direbus sebentar. Tiriskan sesaat.
  3. Tumis bumbu halus dengan tambahan daun jeruk, daun salam, dan serai hingga berbau harum.
  4. Masukkan daging ayam pada panci yang sudah panas pada kompor. Beri sedikit air matang. Aduk hingga merata. Masak selama sekitar kurang lebih 5 menit hingga bumbu meresap ke dalam daging ayam.
  5. Tuang santan sedikit demi sedikit. Tambahkan garam, merica, gula, dan kaldu bubuk secukupnya saja sesuai selera. Sesekali cicipi agar tahu rasanya sesuai yang kalian inginkan
  6. Masak sebentar hingga bumbu meresap dengan sempurna pada ayamnya.
  7. Jika sudah matang, matikan api kompor kemudian langsung sajikan pada wadah yang sudah disiapkan. Beri sedikit hiasan dengan daun seledri dan daun kemangi yang masih segar.

Cara beternak ayam Jawa

bumbu opor ayam jawa

1. Pengadaan Bibit

Untuk peternakan yang lebih efektif, anak ayam bisa didapat dengan membeli DOC/anak ayam yang baru saja menetas. Cara lainnya bisa dengan menetaskan sendiri menggunakan mesin penetas.

Jika pilihannya yaitu membeli dengan DOC ayam ras kampung, pertimbangkan jumlah yang akan kalian membelinya dengan luasan kandang pembesaran yang anda punya saat itu. Jangan lupa pula pertimbangkan pada aspek modal karena ini berkaitan dengan belanja pakan untuk kedepannya. Cara ini lebih efektif dari pada menetaskan sendiri.

Untuk menetaskan sendiri, berarti terlebih dulu anda harus mempunyai telur ayam yang akan ditetas. Ini bisa didapat dari induk ayam betina yang anda punya atau membeli telurnya dari peternak lain.

2. Perawatan

Dalam perawatan ini, peternak harus menyiapkan pakan untuk ayamnya berkualitas baik dan obat-obatan alami atau obat kimia semacam vitamin.

Untuk menekan biaya produksi, anda sebagai peternak pemula harus menyiapkan pakan ternak alami, seperti dedak dan sayuran seperti daun pepaya atau daun lamtoro yang sudah biasa dipakai peternak karena kandungan nutrisi dan zat lain yang berguna bagi kesehatan dan pertumbuhan ayam.

3. Pemasaran

Tahap akhir yang menentukan kesuksesan anda dalam beternak ayam kampung adalah pemasaran atau merketing. Untuk peternakan tadisional, peternak biasanya menjual langsung ayamnya hasil ternaknya ke pasar atau ke pedagang ayam keliling dikampung.

Cara itu kurang efektif, terutama jika menjualnya ke pedagang keliling atau penadah karena penadah ayam juga harus mendapat untung jualan.

Akan lebih efektif jika anda menjualnya ke pelanggan secara langsung, misalnya dengan pengusaha restoran dan sebagainya yang pasti membutuhkan daging ayam dalam kegiatan usahanya.

 

Itu dia resep cara membuat bumbu opor ayam jawa dan sedikit tips untuk memulai usaha beternak ayam jawa. Semoga artikel kali ini bisa membantu kalian semua dirumah atau dimanapun berada.

Theme by Anders Norén