Acuan Informasi Peluang Bisnis Untuk UKM

Uncategorized

Beternak Sapi Perah Yang Menjanjikan Dan Menguntungkan

beternak sapi perah

Beternak perah merupakan peluang bisnis, sebab harga sapi maupun produknya setiap tahun semakin meningkat.

Sehingga bisa dijadikan investasi dimasa depan yang menjanjikan jika manajemen ternak dilakukan dengan secara tepat.

Bisnis ternak sapi perah lebih menguntungkan daripada sapi potong, karena mendapatkan pedet (anak sapi) tiap tahun dan memproduksi susu segar rata-rata 15 hingga 18 liter per hari untuk per ekor sapi pada grade standart.

Meski memiliki kekurangan yakni seringnya sapi terjangkit mastitis (peradangan pada ambing) dan sapi yang menjadi kurang kokoh disebabkan karena ketidakstabilan antara pemberian konsentrat dan hijauan.

Kandang Sapi Perah

beternak sapi perah

Untuk beternak sapi perah kandang harus benar-benar disiapkan dengan baik. Selain kebersihannya yang terjaga, perlu juga mempertimbangkan kenyamanan sapi.

Karena untuk mendapatkan hasil susu yang banyak sapi perah tidak boleh stress, harus dalam keadaan yang nyaman.

Tinggi pada kandang yang dianjurkan untuk memelihara sapi perah sekitar butuh 4-4,5 meter. Struktur kandang yang harus dibuat dari bahan yang kuat, bisa besi, kayu ataupun bambu.

Lantai pada kandang sebaiknya terbuat dari bahan yang kuat, bersih dan tidak membahayakan sapi.

Pemberian Pakan Dan Minum Sapi Perah

 

beternak sapi perah

Air minum harus disediakan secara tidak terbatas. Biarkan sapi minum yang sebanyak-banyaknya. Usahakan agar air minum dan tempatnya terjaga bersih.

Pemberian pakan pada sapi sangat berperan besar memicu produktivitas susu. Sapi harus mendapatkan pakan yang seimbang dalam arti paa semua unsur nutrisinya terpenuhi.

Pakan yang bagus harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Tipe pada pakan untuk sapi perah bisa dibedakan kedalam:

1. Pakan hijauan

Pakan hijuan yang terdiri dari bahan berserat seperti rumput-rumputan, leguminosa, jerami padi, daun kacang tanah, jerami jagung, dan pucuk tebu.

Sapi perah membutuhkan hijauan sebanyak 30-50 kg per ekor per hari, atau 10% dari bobot tubuhnya. Pakan hijauan yang sebaiknya diberikan siang hari, biasanya setelah pemerahan.

2. Pakan konsentrat

Pakan yang konsentrat atau sering juga disebut penguat bisa berupa biji-bijian, umbi-umbian, atau limbah olahan pertanian seperti ampas tahu atau bungkil kedelai.

Pakan konsentrat dapat diberikan sebanyak 1-2% dari bobot sapi. Pemberiannya sebaiknya pada pagi hari sebelum pemerahan atau sore hari.

3. Pakan tambahan

Pakan tambahan yang biasanya berupa vitamin, mineral, hormon, enzim atau antibiotik. Pakan ini juga biasanya buatan pabrik, diberikan sesuai dengan aturan pemberian dari masing-masing pakan tersebut.

Mengawinkan Sapi Perah

beternak sapi perah

Sapi betina mengalami masa birahi relatif pendek, waktu sekitar 15-18 jam. Waktu birahi lenjutnya akan datang setelah 21 hari. Ada pun ciri-ciri pada sapi betina yang mengalami birahi adalah sebagai berikut:

  • Nafsu makan menurun.
  • Tampak gelisah.
  • Sering melengguh dan mendekati sapi jantan.
  • Sering menaiki spai lain, kalau dinaiki akan diam.
  • Vulva tampak merah dan mengeluarkan cairan.

Masa Laktasi Dan Pemerahan

1. Masa Laktasi

Sapi perah betina sudah bisa beranak setelah sekitar 2,5 tahun. Setelah melahirkan anaknya, sapi bisa diperah setelah selama 10 bulan.

Di masa-masa awal, sekitar satu minggu setelah melahirkan susu yang dihasilkan akan berwarna kekuningan dan agak kental.

Susu ini disebut juga kolostrum yang banyak mengandung gizi. Kolostrum biasanya diberikan kepada bayi sapi.

2. Pemerahan

Pemerahan susu biasa dilakukan sebanyak 2 kali dalam satuhari. Masing-masing proses pemerahan berlangsung selama waktu 5-7 menit saja. Ada beberapa hal juga yang harus diperhatikan dalam memerah susu, antara lain:

  • Kandang dan peralatan perah harus benar-benar bersih.
  • Badan pada sapi harus dibersihkan terlebih dahulu, tidak ada kotoran yang menempel pada bagian belakang sapi.
  • Pemerah susunya pun juga harus dalam keadaan bersih, karena susu mudah meyerap bau-bauan.
  • Ambing susu dicuci terleih dahulu dengan air hangat, untuk meminimalkan pencemaran oleh penyakit bakteri.