Jika membahas manfaat kelapa, topiknya memang seolah tidak pernah ada habisnya. Kelapa memberi banyak manfaat bagi kesehatan, kebutuhan dapur, hingga berbagai keperluan industri. Selain menghadirkan manfaat gizi, kelapa juga membuka peluang usaha yang sangat menguntungkan, terutama dari jenis kelapa tua.
Dengan memanfaatkan semua bagian kelapa tua secara optimal, para pelaku usaha bisa menciptakan banyak produk dari satu bahan baku saja. Cara ini membantu mereka menekan limbah sekaligus meningkatkan keuntungan. Inilah yang membuat bisnis kelapa tua tetap menjanjikan dan terus berkembang, karena satu buah kelapa saja sudah mampu menghasilkan berbagai sumber pendapatan yang menguntungkan.
Bisnis Kelapa Tua yang Menguntungkan
Banyak sekali orang yang mengembangkan bisnis kelapa tua. karena bisnis ini menggunakan modal yang relativ kecil, cara mengolah yang sederhana, dan hasil yang sangat menguntungkan. Berikut ini beberapa ide bisnis kelapa tua yang menguntungkan.
1. Kopra
Kopra merupakan daging kelapa yang telah dikeringkan dan banyak orang memanfaatkannya sebagai bahan baku utama untuk menghasilkan minyak kelapa serta berbagai produk turunan lainnya. Para pengusaha lokal berskala kecil biasanya menjual kopra dengan kisaran harga sekitar Rp7.000 per kilogram.
Jika dalam satu hari mereka mampu memproduksi dan menjual sekitar 100 kilogram kopra. Maka mereka berpeluang memperoleh pendapatan hingga Rp700.000 setiap harinya.
2. Minyak Kelapa
Minyak kelapa kini semakin banyak peminatnya karena orang-orang mengenalnya sebagai minyak yang lebih sehat. Salah satu contoh keberhasilan datang dari Coco VCO, sebuah merek yang memproduksi minyak kelapa murni dan berhasil menembus pasar internasional. Dengan rata-rata penjualan sekitar 200 botol per hari dan harga per botol Rp30.000, usaha ini mampu meraih omzet harian hingga mencapai Rp6.000.000.
3. Arang Tempurung Kelapa
Arang yang berasal dari cangkang kelapa dikenal memiliki kualitas tinggi sehingga banyak diminati pasar ekspor. Salah satu perusahaan di Kalimantan, misalnya, mampu menghasilkan sekitar 2 ton arang kelapa setiap hari. Dengan harga jual Rp2.500.000 per ton, perusahaan tersebut berpotensi meraih omzet harian hingga Rp5.000.000.
4. Kerajinan Tangan Serabut Kelapa
Serabut kelapa dapat orang-orang olah menjadi beragam produk, seperti keset dan sapu yang memiliki nilai jual. Di daerah Rembang, misalnya, para pengrajin mampu menghasilkan hingga sekitar 500 keset setiap bulan. Dengan harga jual Rp10.000 per keset, mereka bisa memperoleh pendapatan rata-rata sekitar Rp166.000 setiap hari.
5. Santan
Santan kelapa menjadi salah satu produk olahan kelapa tua yang paling banyak dibutuhkan di pasaran. Banyak rumah tangga, usaha kuliner, hingga industri makanan menggunakan santan sebagai bahan utama untuk menghasilkan cita rasa gurih dan khas. Karena permintaannya terus tinggi, pelaku usaha bisa menjadikan produksi santan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.
Strategi Agar Menguntungkan
1. Inovasi Produk
Olah menjadi produk akhir yang lebih bernilai tambah (misal: santan kemasan, VCO) daripada dijual mentah.
2. Manfaatkan Limbah
Ubah ampas, tempurung, dan sabut menjadi produk bernilai tinggi (tepung, arang, cocopeat).
3. Target Pasar Luas
Jual ke rumah tangga, industri makanan/minuman, hotel, hingga pasar ekspor (untuk produk seperti VCO, karbon aktif).
4. Pemasaran
Manfaatkan media sosial, kerja sama dengan reseller (hotel, restoran), atau iklan untuk menjangkau konsumen.
Kesimpulan
kelapa tua menghadirkan peluang usaha yang sangat luas dan menguntungkan, termasuk melalui produk santan. Dengan mengolah kelapa tua menjadi santan berkualitas, pelaku usaha bisa memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat, baik dari rumah tangga maupun industri kuliner.
Proses produksinya relatif mudah, bahan bakunya mudah diperoleh, dan nilai jualnya cukup tinggi. Jika pengusaha mampu menjaga kualitas, konsistensi produksi, serta strategi pemasaran yang tepat, bisnis santan dari kelapa tua dapat berkembang menjadi sumber pendapatan yang stabil dan berkelanjutan.